1. INJIL BARNABAS:
215-218.
--->
Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Ketika para tentara yang dipimpin oleh
Yudas
sudah mendekati
tempat dimana Yesus berada ... Tuhan, karena melihat bahaya atas hamba-Nya,
memerintahkan Gabriel, Michael, Rafael, dan Uriel, para pembantu-Nya, untuk mengeluarkan Yesus
dari dunia. Para
malaikat suci itu pun datang dan mengambil Yesus ... kemudian menempatkannya di
surga ketiga ditemani para malaikat dan diberkati Tuhan untuk selamanya ...
Yudas
kemudian mengalami perubahan suara dan wajahnya hingga ia menyerupai Yesus
... para tentara itu
kemudian masuk dan menangkap Yudas, karena ia sangat mirip dengan
Yesus ... Para tentara
kemudian mengambil dan membelenggunya, dengan mencemooh ... Kemudian para
tentara itu hilang kesabaran. Dan dengan pukulan serta tendangan mereka mulai
menghina Yudas. Kemudian dengan amarah yang amat sangat, mereka membawanya ke
Yerusalem ... Kemudian mereka mengarak Yudas ke Gunung Calvary, tempat mereka biasa
menggantung para penjahat, dan di sanalah mereka menyalib Yudas dalam keadaan
telanjang, karena
kejahatan yang sangat besar. Yudas benar-benar tidak bisa melakukan apa pun
kecuali menangis: "Tuhan , mengapa Engkau meninggalkan aku, dengan melihat
penjahat lari dan aku mati secara tidak adil?" Aku benar-benar melihat bahwa suara, wajah, dan sosok Yudas begitu mirip
dengan Yesus sehingga murid-muridnya dan orang-orang beriman sepenuhnya percaya
bahwa dia adalah Yesus; mengapa sebagian orang berpaling dari ajaran
Yesus ... karena
Yesus telah bersabda bahwa ia tidak akan mati hingga menjelang akhir dunia;
bahwa pada saat itu ia diangkat dari dunia. Namun, mereka yang tetap teguh
dengan ajaran Yesus begitu merasakan kesedihan yang mendalam,
karena
melihat dia yang mati sama sekali mirip dengan Yesus sehingga mereka tidak mengingat lagi
bahwa Yesus telah bersabda ... Murid-murid yang tidak takut dengan Tuhan pergi pada
malam hari dan mencuri tubuh Yudas lalu menyembunyikannya, kemudian menyebarkan
berita bahwa Yesus telah dibangkitkan kembali; itulah sumber dari munculnya
kebingungan besar.
2. INJIL DUA KITAB JEUS: hal. 261. ---> Disusun pada abad ke-3
Masehi.
Yesus, yang masih hidup, menjawab dan mengatakan kepada para
rasulnya, "Diberkatilah ia yang telah menyalib dunia, dan tidak mengijinkan dunia
menyalibnya."
3. INJIL WAHYU PETRUS: 81:4; 82:1-3, 17-23, 27-33. ---> Disusun pada abad
ke-4 Masehi.
Ketika dia mengatakan hal itu, aku melihatnya
seolah-olah ditangkap oleh mereka. Dan aku berkata, "Apakah yang aku lihat,
Tuhanku, benarkah Engkau yang mereka tangkap, padahal Engkau menggapaiku? Atau
siapakah orang ini, yang bergembira dan tertawa di atas pohon itu? Dan adakah
orang lain yang kaki dan tangannya mereka ikat?" Sang Juru Selamat bersabda
kepadaku, "Dia yang engkau lihat di atas pohon, yang bergembira dan tertawa,
adalah Yesus yang masih hidup. Namun, orang yang tangan dan kakinya mereka paku
adalah bagian daging-Nya yang merupakan wujud pengganti yang dibuat sama,
seseorang yang sungguh-sungguh mirip dengan-Nya. Tetapi lihatlah ia dan
Aku." ... Namun aku,
ketika aku melihat, berkata, "Tuhan, tidak ada seorang pun yang melihat-Mu.
Biarkanlah kami lari dari tempat ini." Namun, ia berkata kepadaku, "Sudah Aku
katakan, tinggalah si buta itu sendiri! Dan kamu, lihatlah betapa mereka tidak
mengetahui apa yang mereka katakan. Karena sebenarnya bukan pelayan-Ku yang
mereka permalukan." ... Dan Dia berkata kepadaku, "Kuatkanlah, karena engkau
adalah salah seorang dari mereka yang diberi misteri-misteri ini, agar mengetahuinya melalui wahyu
bahwa
dia yang mereka salib adalah anak pertama, dan rumah para
iblis ... Namun Dia
yang berdiri di dekatnya adalah Juru Selamat yang masih hidup, yang pertama
dalam diri-Nya, yang telah mereka tangkap kemudian mereka lepaskan, yang berdiri
dengan penuh kegembiraan sambil melihat mereka yang melakukan kekerasan
terhadapnya, sementara mereka terpecah-belah di antara mereka sendiri."
4. INJIL RISALAH KEDUA
SET AGUNG: 55:10-20, 30-35; 56:1-13, 18-19, 23-25. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Dan rencana
yang mereka susun untukku, untuk melepaskan kesalahan mereka dan
ketakberperasaan mereka - aku tidak mengalah pada mereka seperti yang mereka
rencanakan. Bahkan aku tidak menderita sama
sekali. Mereka yang di
sana menghukumku. Dan aku sesungguhnya tidak mati, hanya seolah-olah mati, agar
aku tidak dipermalukan oleh mereka karena semua ini merupakan keluargaku ...
Karena kematianku yang menurut mereka sudah terjadi, karena kesalahan dan
kebutaan mereka, karena mereka memaku orang mereka sendiri hingga mati ...
karena mereka tuli dan buta ... Ya, mereka melihatku; mereka menghukumku.
Adalah
orang lain, ayah mereka, yang meminum empedu dan cuka; bukan aku. Mereka
menyerangku dengan bambu-bambu; adalah orang lain, Simon, yang mengemban salib
di pundaknya. Adalah orang lain yang mereka pakaikan mahkota duri ... dan aku
menertawakan kejahilan mereka ... Karena aku mengubah bentuk fisikku, berubah
dari satu bentuk ke bentuk lainnya."
5. INJIL PERBUATAN-PERBUATAN YOHANES: 97-99, 101. ---> Disusun pada abad ke-2 Masehi.
Dan kami
seperti orang-orang yang heran atau kebingungan, kami berlari ke sana kemari.
Demikianlah, aku melihatnya menderita serta tidak tahan dengan penderitaannya,
kemudian berlari menuju Bukit Zaitun, meratapi apa yang telah terjadi. Dan
ketika ia digantung pada Hari Jumat, pada jam enam hari itu, muncullah kegelapan menyelimuti seluruh
bumi. Dan Tuhanku berdiri di tengah goa dan menjelaskan hal itu seraya bersabda,
"Yohanes, bagi orang-orang yang ada di Yerusalem, Aku memang disalib dan ditusuk
dengan tombak dan bambu, serta diberi cuka dan empedu untuk diminum. Namun,
bagimu Aku tengah berbicara dan mendengarkan apa yang Aku katakan ... Dan ketika
Ia selesai mengatakan hal ini, Ia menunjukkan padaku sebuah
Salib
Cahaya yang sangat
kokoh, dan di sekitar salib itu ada kerumunan yang sangat besar, yang tidak
memiliki bentuk tunggal; dan di dalamnya terdapat satu bentuk dan
kemiripan yang sama. Dan aku melihat Tuhan sendiri ada di atas salib ... "Ini
bukanlah salib kayu yang akan kamu lihat ketika engkau turun dari sini;
Aku juga
bukan orang yang ada di atas salib itu. Aku adalah orang yang kini tidak bisa kamu dengar,
tetapi kamu hanya bisa mendengar suara-Ku. Aku dijadikan seseorang yang bukan
Aku, Aku bukanlah diri-Ku bagi banyak orang lain; tetapi apa yang akan mereka
katakan tentang Aku tidak berarti apa-apa untuk-Ku ... Demikianlah
aku
tidak menderita segala hal yang akan mereka katakan tentang Aku;
bahkan penderitaan
yang Aku tunjukkan kepadamu dan kepada murid-murid-Ku dalam tarian, itulah yang
Aku sebut sebuah misteri ... Kamu mendengar bahwa Aku menderita, padahal Aku
tidak menderita; dan bahwa Aku tidak menderita, padahal Aku menderita; dan
bahwa
Aku ditombak, padahal Aku tidak terluka; bahwa Aku digantung, padahal Aku tidak
digantung; bahwa darah mengalir dari-Ku, padahal tidak ada darah yang mengalir;
dan, singkatnya, apa yang mereka katakan tentang Aku, Aku tidak mengalaminya,
tetapi apa yang tidak mereka katakan, itulah hal-hal yang membuatku menderita
..."
Wassalaam.

0 comments:
Posting Komentar